Senin, 17 November 2014

Lawatan pak Sby ke Korea Selatan

Bertolak menuju Seoul, Korea Selatan pada (14/11) dari Bandara Soekarno-Hatta, menjadi momen perdana bagi SBY hadir sebagai Dewan Umum sekaligus Presiden dari Global Green Growth Institute (GGGI). SBY berangkat ditemani istri tercinta Ibu Ani Yudhoyono. Cuaca di Seoul saat ini mencapai 7 derajat celcius, cukup dingin untuk suhu rata-rata penduduk daerah tropis.
Tiba di Seoul, Korea Selatan, SBY dan Ibu Ani menyempatkan untuk berjalan-jalan menikmati kota Seoul yang cantik di musim gugur. Terlihat dari foto yang diunggah di akun instagram @aniyudhoyono, Ibu Ani menulis "Menyusuri Namdaemun-ro di musim gugur. Korea Selatan, 15 November 2014."
SBY dijadwalkan mulai menjalankan tugas di GGGI pada bulan November tahun ini. GGGI yang bermarkas di Seoul, Korea Selatan merupakan organisasi di bawah PBB yang memiliki tujuan untuk meningkatkan semangat pertumbuhan hijau. Paradigma ini ditandai oleh keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan, utamanya di negara-negara berkembang.


Kamis, 13 November 2014

Kunjungan Mendikbud ke salah satu SMA Di Jakarta

Mendikbud Anies : Perbaiki Metode Mengajar
Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta untuk memperbaiki metode mengajar di sekolah. Menurut Mendikbud, jika metode mengajarnya baik dalam arti para guru memiliki modal atau teknik mengajar yang tepat maka materi apapun dapat diajarkan dengan baik.
“Bukan persoalan kurikulumnya, tetapi yang sering menjadi masalah itu metode mengajarnya. Yang perlu kita perbaiki itu metode mengajar,” katanya usai bersilaturahim dengan para pegawainya di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara, Kemdikbud, Jakarta Kamis (13/11/2014).
Mendikbud mengatakan, jika sekadar materinya yang diubah, tetapi metodologinya tidak diperbaiki maka justru akan muncul banyak masalah. “Sekarang yang jadi kunci justru fokus pada metodologi,” katanya.
Upaya untuk memperbaiki metode mengajar ini, lanjut Mendikbud, dengan mengundang para ahli metodologi dan mereka diajak untuk mengembangkan. “Jangan seakan-akan semua ide itu datang dari menterinya,” katanya.
Para guru yang berpengalaman juga akan dilibatkan. “Mereka tentu punya pengetahuan yang bisa kita pakai,” kata Menteri Anies.
Mendikbud menambahkan, pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan evaluasi terhadap Kurikulum 2013. Dia menginginkan ada umpan baik yang benar menyangkut kurikulum. “Dari situ kita ambil keputusan dan ini harus segera karena semester depan akan mulai,” katanya.
Senada dengan Mendikbud, pakar pendidikan Arief Rachman mengatakan, saat ini terlalu diberikan mengenai apa dan bagaimana kurikulum itu dan bukan tentang mengapa kurikulum itu diberikan. “Saya menganggap keluhan anak-anak itu masuk di akal dan saya paham,” katanya.
Seperti halnya juga, kata Arief, dengan Ujian Nasional (UN). “Sebetulnya, kalau UN itu dimengerti mengapa kita mempunyai UN? anak-anak tidak akan merasa terlalu berat,” katanya.
Menurut dia, nilai terlalu diagungkan, sedangkan prestasi tidak diperhatikan. Produk terlalu dicari, sedangkan proses tidak dihargai. “Hal-hal seperti ini yang membuat kita jengah,” kata Arief. (Agung SW/Pengunggah: Erika Hutapea)

GEDUNG BARU


Gedung Baru terletak di Jl.Kramat Jaya Kel.Tugu Utara Kec.Koja, waktu belajar Pagi yakni Kelas VIII dan Kelas IX

GEDUNG LAMA




Gedung Lama Terletak di tempat strategis yakni di Jl.Semangka No.1 Lagoa kec.Koja Jakarta Utara, waktu belajar pagi dipakai untuk kelas VII, siangnya di pakai SMP Terbuka Kec.Koja